Pengikut

Sabtu, 20 Februari 2016

WISATA ALAM PANTAI UJUNG KUPANG [ Blog ANSARI ]

                                                            WISATA ALAM SINJAI

       pramukarensitansari@gmail.com Wisata alam sinjai yang letaknya di Kabupaten Sinjai,Provinsi Sulawesi Selatan memiliki berbagai objek Wisata Alam.Diantaranya Taman Purbakala Batu Pake' Gojeng,Rumah Adat Karampuang,Benteng Balangnipa,Air Terjun Kebar Batu Barae,Air Terjun Barania,Air Terjun Tujuh Tingkat,dan Pantai Ujung Kupang.
         Nah,pada kali ini saya akan membahas salah satu Objek Wisata yang di Sinjai yaitu Pantai Ujung Kupang.Orang Sinjai pasti kenal dong dengan objek wisata yang satu ini.Ayo kita bahas sekarang.

                                                              PANTAI UJUNG KUPANG 

         Nama Kupang mengingatkan kita sebuah nama wilayah bagian tengah Indonesia, namun apa kaitannya dengan Ujung Kupang ini? Menurut sejarah, pada waktu penjajahan Jepang, Tanjung jazirah di bagian Timur laut kota Sinjai ini dijadikan sebagai pelabuhan oleh masyarakat Kupang yang melintas ke daerah Sulawesi, dimana pada saat itu sangatlah susah mencari kawasan pelabuhan untuk mendapat hubungan antara Sulawesi dengan pulau bagian Tengah Indonesia lainnya. Berdagang maupun mencari mata pencaharian, bahkan berlindung, tempat yang sangat strategis adalah kawasan ini.
          Sinjai Timur dengan nama kawasan kecamatan ini, sangat dikenal bagi kalangan wisatawan Mancanegara maupun wisatawan lokal. Jejak pelabuhan yang masih tertinggal dikawasan ini masih ada, seperti batu karang atau batu cadas dipinggir laut merupakan bekas pelabuhan duku. Jarak tempuh sekitar 15 km dari pusat kota Sinjai dengan memakai transportasi darat maupun laut anda sudah dapat menikmati keindahan panorama ini. Sekarang Ujung Kupang menjadi sebuah nilai eksotisme alam yang tinggi, dimana hamparan laut dan keindahan Pulau Sembilan dari jauh namun dekat bagaikan di depan mata. Keindahan panorama alam ini tak luput dari sebuah bentukan alam dan natural laut keindahan bawah biota laut. Letaknya yang strategis menghadap Teluk Bone (bagian tenggara) dan laut Sulawesi (bagian selatan) membuat kawasan ini sangat berpotensi untuk dijamah dan buatan.
         Dengan pantai pasir putih yang didapatkan selain dari Pulau Sembilan, lokasi inipun sangat potensial karena bersebelahan dengan obyek wisata hutan Bakau Tongke-tongke serta Pulau-pulau Sembilan. Dalam rencana tahun 2007 perintisan pengolahan asset wisata sudah mulai dijamah oleh pengembang Pariwisata, dengan tersedianya anggaran yang mampu mengangkat secara perlahan potensi tersebut. Kenapa tidak? Tiap tahun berwisata ke kota Sinjai, sudah tentulah wisatawan memiliki titik jenuh dengan keadaan Tanah Lot di Bali, keadaan Tanjung Bira yang semakin lama semakin butuh destinasi dalam pengembangan destinasi lima tahunan, dan menawarkan saran pelesiran Ujung Kupang merupakan salah satu jalan dalam memuaskan sang pelaku Pariwisata.
Demikian pula dengan event tahunan yang ada dilokasi ini yang kerap kita kenal dengan Pesta Rakyat Ma’rimpa Salo dimana Anda dapat menyaksikan atraksi lomba perahu Tradisional yang sarat kegiatan tersebut bermakna kesyukuran atas keberhasilan panen, baik di darat (petani) maupun di laut (nelayan) yang diwujudkan dalam suatu bentuk panengkapan ikan dengan cara menghalaunya ke muara sungai dengan menggunakan ratusan perahu tradisional, yang dilengkapi dengan jaring tradisional. Keunikan daya dukung dari obyek wisata pesisir dan bahari Ujung Kupang ini sebagai bahan referensi pengembangan asset wisata ke depan.
         Selain itu, hamparan pasir halus dan hembusan angin pantai yang sejuk membuat pengunjung merasakan suasana berbeda. Berbagai pemandangan panorama alam maupun
aktivitas nelayan yang sedang melaut atau yang menambatkan perahunya di
sepanjang bibir pantai, menjadi aktivitas tersendiri di pantai ini.
          Tak kalah uniknya, pengunjung pun dapat memanfaatkan bebatuan yang berada di pantai ini untuk dijadikan sebagai terapi refleksi telapak kaki. Untuk menikmati terapi refleksi itu, para pengunjung hanya  berjalan di bibir pantai tanpa mengenakan pengalas kaki untuk merasakan terapi refleksi kaki dari bebatuan di pantai ini.
           Sayangnya, keelokan panorama dan keunikan lainnya Pantai Ujung Kupang ini tak sebanding lurus dengan fasilitas penunjang bagi pengunjung di lokasi tersebut, di antaranya akses jalan untuk menuju Pantai Ujung Kupang masih perlu dilakukan perbaikan serta pembenahan untuk memudahkan para pengunjung ke lokasi objek wisata bahari ini.
           Selain itu, tempat peristirahatan bagi pengunjung  di lokasi ini yang belum ada, serta kebersihan pantai yang perlu menjadi perhatian. Salah seorang warga yang kerap berkunjung ke lokasi objek wisata ini, Lukman, mengatakan,   Pantai Ujung Kupang perlu perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama akses jalan serta tempat peristirahatan bagi pengunjung.
Perlu Pengelolaan Secara Maksimal Keelokan Pantai Ujung Kupang menjadi daya tarik wisatawan untuk bertandang. Namun, disayangkan jika daya tarik itu, tidak dibarengi dengan sarana penunjang bagi pengunjung. Hal itu terlihat tidak adanya tempat peristirahatan permanen atau gazebo dilokasi tersebut. Tak hanya itu, ruang ganti bagi pengunjung yang usai berendam di pantai, belum juga tersedia. Seorang pengunjung, Awal A Mangantarang mengatakan, Pantai Ujung Kupang menjadi salah satu potensi wisata yang dimiliki Sinjai, selain objek wisata lainnya, seperti Batu Pake Gojeng, air terjun di Kecamatan Tellulimpoe,dan masih banyak objek wisata lainnya. Persoalan minimnya fasilitas yang dikeluhkan pengunjung itu perlu mendapat perhatian dari instansi terkait. Dia menambahkan, jika objek wisata ini dikelola secara baik, maka tidak menutup kemungkinan, dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar. Tak hanya itu, kata aktivis muda Sinjai ini,dibutuhkan dukungan segala pihak, termasuk masyarakat Sinjai untuk bersama memikirkan dan proaktif dalam mempromosikan potensi wisata ini, agar menjadi nilai kontributif menunjang Penghasilan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Sinjai. M Yassin Amin tidak menampik minimnya fasilitas di objek wisata bahari itu. Hal itu, kata Kepala Kantor Pariwisata itu, disebabkan, karena pengelolaan objek wisata itu, masih dikelola swadaya oleh masyarakat sekitar. Sehingga, sebagai langkah kedepannya, Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Sinjai akan membebaskan tanah milik masyarakat sekitar. "Secara bertahap melakukan pembenahan fasilitas penunjang bagi para pengunjung,"katanya,saat ditemui di Kantor Pariwisata dan Kebudayaan,Kamis lalu. Untuk pengembangannya, nantinya, di Pantai Ujung Kupang akan dibangun sejumlah fasilitas penunjang bagi pengunjung, "Saat ini, kami terkendala pada pembebasan lahan warga disekitar objek wisata itu, jika pembebasan tanahnya sudah rampung. Sesuai perencanaan,tahun depan di kawasan itu akan dibangun kolam renang air tawar, itu menjadi alternatif pengunjung yang enggan untuk berendam di pantai. Selain itu, gasebo serta ruang ganti pakaian akan dibangunkan di lokasi tersebut,"janjinya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/edy-arsyad/menikmati-keindahan-pantai-ujung-kupang_5529ee436ea8348408552d0d

NAMA KELOMPOK ; A.SAIFUL RIJAL
                                       ZUL HAJJI
                                       MUH.FIRDAUS
                                       DIMAS
                                       ANNISA KHAIRA
                                       DIAN PRATIWI AMNUR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar